Pulau Tunda terletak di Laut Jawa tepatnya di sebelah utara Provinsi Banten. Secara pemerintahan, letak pulau Tunda masih termasuk ke dalam wilayah administratif Kabupaten Serang, Banten. Pulau ini memiliki luas kurang lebih 300 hektar. 
Pulau ini tidak seperti pulau kecil lainnya di sekitar Provinsi Banten yang umumnya tidak berpenghuni, Pulau Tunda dihuni oleh satu desa yang disebut desa Wargasara. 
Desa ini dibagi menjadi dua dusun yaitu kampung Barat dan Timur. Keramah tamahan penduduknya menjadi nilai tambah lainnya untuk perjalanan wisata di Pulau Tunda
Pulau Tunda juga memiliki keunikan tersendiri dari segi asal muasal penamaannya. Penamaan pulau Tunda ini ternyata berhubungan dengan cerita pada masa kerajaan Banten dahulu. 
Pulau ini menjadi tempat persinggahan Sultan Hasanuddin, ayahnya Sunan Gunung Djati, beserta rombongan yang ingin melanjutkan perjalanan ke Cirebon. 
Namun karena cuaca yang buruk dan tidak mendukung maka perjalanan terpaksa harus ditunda. Dari sinilah kemudian pulau ini disebut sebagai pulau Tunda, dimana Sultan Hasanuddin dan rombongan harus menunda perjalanan menuju ke Cirebon. 
 
Menuju ke Pulau Tunda jika melalui Jakarta maka perjalanan dapat dimulai dari Tol Kebon Jeruk–Merak yang kemudian keluar dari pintu Tol Serang Timur, dari Serang perjalanan dilanjutkan menuju ke dermaga Karangantu atau ada juga yang menyebutnya Karang Hantu. 
Kemudian dari pelabuhan Karangantu perjalanan dilanjutkan melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 2 jam untuk bisa tiba di Pulau Tunda

Setibanya di pulau Tunda anda tidak akan menemukan penjual-penjual cinderamata atau oleh-oleh khas tempat wisata lainnya karena memang pulau ini tidak didesain untuk menjadi pulau wisata. 

Meskipun begitu beberapa hal yang ada di Pulau Tunda Banten ini dapat menjadi komoditas wisata yang menarik nantinya jika dikelola dengan baik seperti misalnya pemandangan lautnya yang dilengkapi dengan beberapa lumba-lumba yang sering muncul ke atas permukaan laut, spot-spot menarik untuk snorkeling, diving, dan juga memancing, serta panorama sunrise dan sunsetnya. 
Karena itulah beberapa wisatawan asing juga ada yang tertarik untuk mengunjungi pulau Tunda untuk menikmati beberapa keistimewaannya tersebut. 
Dari segi biaya, dilihat dari lamanya waktu perjalanan dan belum dikelolanya pulau Tunda secara khusus sebagai tempat wisata, jika anda ingin melakukan perjalanan wisata ke pulau Tunda biayanya bisa cukup mahal dibandingkan dengan berwisata ke pulau-pulau kecil lainnya di sekitar Banten, khususnya apa bila anda tidak membawa jumlah rombongan yang banyak. 
Untuk bisa mendapatkan keringanan budget wisata ke Pulau Tunda Banten setidaknya minimal ada 10 orang. Ada beberapa paket wisata yang menyediakan harga terjangkau untuk minimal rombongan 10 orang. Biasanya harga yang ditawarkan antara 300 hingga 500 ribu rupiah per orangnya.